Melihat Kondisi Otak Akibat Kebiasaan Periksa Ponsel Ketika Bangun Tidur

Efek dari kebiasaan memeriksa ponsel

IndonesiaPopuler – Apa kamu salah satu yang juga punya kebiasaan langsung memeriksa ponsel begitu bangun tidur? Sayangnya, seringkali kebiasaan ini menyita begitu banyak waktumu di pagi hari, benar? Menurut survei yang pernah dilakukan, 61% orang memeriksa ponsel mereka, bahkan sebelum mereka benar-benar bangun tidur. Efek dari kebiasaan ini bisa beragam.

Mari kita bicara dari cahaya biru yang dikeluarkan oleh ponselmu. Cahaya biru yang dikeluarkan oleh perangkat elektronik memiliki efek penekanan melatonin yang kuat pada manusia, membantu melawan rasa lelah sepanjang waktu, dan meningkatkan kinerja memori, terkait dengan kebiasaan memeriksa ponsel begitu bangun tidur di pagi hari.

Melihat Kondisi Otak Akibat Kebiasaan Periksa Ponsel Ketika Bangun Tidur

Efek dari kebiasaan memeriksa ponsel begitu bangun tidur di pagi hari

Pertama, paparan cahaya layar smartphone akan mengurangi tingkat kedipan mata yang berimplikasi pada ketegangan mata, iritasi mata, kekeringan, hingga mata kabur.

Kedua, berkurangnya hormon melatonin akan membuat Anda susah tidur sehingga siklus istirahat otak pun terganggu. Jika sudah begitu, ingatan atau memori Anda bisa perlahan-lahan menjadi payah.

Ketiga, siklus tidur yang terganggu akan mengacaukan kerja hormon-hormon lain dalam tubuh, salah satunya hormon pengontrol lapar. Alhasil, Anda bisa lapar terus-menerus dan berisiko pada obesitas.

Baca Juga : Situs Judi Online Yang Ramai Di kunjungi

Efek dari kebiasaan memeriksa ponsel

Namun, kebiasaan memeriksa ponsel begitu bangun tidur di pagi hari juga meningkatkan potensi stres sepanjang hari. Berbagai paparan berita atau sekedar informasi dari media berkaitan dengan tingkat irasionalitas yang rendah. Mengetahui hal ini, ada baiknya meletakkan ponsel di tempat yang jauh dari tempat tidur dan memprioritaskan untuk melakukan hal lainnya dahulu setelah bangun tidur di pagi hari. Apa kamu masih melakukan kebiasaan ini sampai sekarang?

Dalam beberapa kasus nomophobia, ponsel menjadi pendamping yang membantu seseorang mengatasi kesepian saat berada sendirian. Misalnya, saat naik bus atau menunggu seseorang di restoran. Kondisi ini bisa memperburuk dan membuat seseorang bergantung pada ponsel untuk meringankan stres dan emosi. Penyebab Anda menderita nomophobia, karena Anda bergantung pada koneksi yang diberikan teknologi kepada Anda. Apalagi, kini Anda bisa berkomunikasi secara mudah dengan kerabat yang jaraknya jauh. Namun, meskipun kita lebih mudah terhubung dari sebelumnya, kita juga merasa lebih kesepian.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*